Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Sejak kematian Ibunya Ify dimusuhi oleh
keluarganya sendiri! Merasa kesepian? Tentu saja! Karena pada dasarnya Ify juga
seseorang yang haus akan kasih sayang. Maka dari itu sifatnya yang dulu berubah
total! Tapi semenjak ada Rio, anak pindahan di sekolah Ify semua berubah total!
Gak ada lagi tuh yang namanya kesepian dan sifat-sifat Ify yang dulu kembali
lagi. Saat Ify sudah mulai dekat dengan Rio sebuah kenyataan harus diterimanya
dengan baik.
Apakah Ify mampu menerima kenyataan
tersebut dan dapat menerimanya dengan baik?
Simaklah! Letzter Minute akan memberikan
jawabannya..
Title : Teruntukmu (Barisan Kata): Bertemu
Denganmu?
Author :
LersTennouji
Main
Cats : Alyssa Saufika Umari (Ify),
Ify Club (IFC), Author
“Hanya
sebuah barisan kata biasa. Barisan kata dari seorang fans. Kegalauan akan segera
menyelimuti bagi setiap orang yang akan membaca barisan kata ini..”
Sebuah barisan kata yang mempunyai makna penting. Akan ada sebuah desiran halus yang memenuhi rongga vital –hati–. Dimana itu semua hanya ditunjukkan kepadamu..
I was most wrong here is not you! I’ve let this feeling continues to spread in every inch of my body.
– Alyssa Saufika –
***
Bel sudah berbunyi sekitar 15 menit yang lalu. Kini aku mulai berjalan menyusuri koridor-koridor sekolahku. Mataku bergerak mencari seseorang yang namanya masih terlukis indah di organ vitalku yang paling dalam. Hati.
Kutemukan Dia lagi bersenda gurau dengan beberapa teman seangkatannya. Dengan langkah pasti aku menghampirinya.
“Yo, boleh ngomong sebentar?” Kutatap Dia yang lagi asik membicarakan sebuah buku yang judulnya tidak kuketahui.
Dia melirik ku sebentar setelah itu pamit kepada teman-temannya. Dia anggukan kepalanya kepadaku dan mulai beranjak dari tempatnya.
“alhamdullilah asma gue udah mulai reda..”batin Ify.
“gu.. gue.. ga kena..pa ke..napa chaa..”ucap Ify tersenyum miris. Sedangkan Acha? ia tersenyum pahit, karna tau Ify bohong padanya.
“gue tau loe bohong fy. Loe bisa bohongin orang lain. Tapi nggak dengan gue. Gue tau loe kaya gimana.”sindir Acha. Sedangkan Ify.? Dia hanya tersenyum. Senyum yang dipaksakan. Ify pun memberhentikan mobilnya.
“chaa.. loe bisa gantiin gue nyetir mobil ga.?”tanya Ify dengan semburat wajah yang pucat, tubuhnya pun mulai melemas. Dengan tubuh yang seperti itu mana mungkin ia bisa menyetir dengan sempurna sekalinya nyetir bisa-bisa bukan sampai rumah malah sampai Rumah Sakit. Hehe XP.
Acha pun menoleh kearah Ify.
“okeh gue gantiin tapi loe harus jawab sejujurnya fy!.” Ya itu adalah jurus ampuh Acha. Agar dia bisa tau masalah-masalah yang dihadapi Ify.
“harus kah?”
“ya loe harus jawab pertanyaan gue. Dikit ko”
Ify mengerutkan pelipisnya ‘Seandainya tadi asma gue nggak kambuh. mungkin nggak akan kaya begini.’rutuknya dalam hati. Mau tidak mau dengan kondisi yang tidak memungkinkan untuk menyetir, Ify pun mengangguk pasrah. Acha tersenyum penuh arti. Mereka pun bertukar tempat duduk. Setelah itu Acha langsung melaju dengan kecepatan sedang menuju rumah Ify.
Suara itu.. Jangan bilang kalau Dia ada disini. Perasaan takut itu menyelimutiku, membungkusnya secara rapi dan tidak ada celah sedikitpun. Kubalikkan badan ku dan kulihat seseorang yang bediri tidak jauh dari tempat aku berpijak.
“Shilla...” lirihku.
“Iya, kenapa Fy? Gak nyangka yah aku ada disini? Haha.”
“Shill, ini gak seperti yang elo pikirin. Gue sama Rio tadi cuma.. bercanda. Iya bercanda Shill.”
Shilla tertawa tapi linangan air mata itu terus menyeruak dari mata beningnya. Tuhan.. kali ini aku salah lagi. Maafkan aku..