This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

31/12/12

BARBIE GIRL - 1


BG - 1

            HELL! Itulah yang dirasakan oleh seorang Alyssa Saufika Jcousin. Tapi tunggu.. jangan menyebut Alyssa beserta entek-enteknya, ia sungguh tidak suka. Terkecuali Alvin beserta Farida. Ia lebih suka jika dipanggil Ify. Just Ify! Ya walaupun kata Alyssa sendiri terdengar lebih elit apalagi dengan nama belakangnya Jcousin. Err.. Ify nyaris ingin menelan batu berton-ton mendengar kata Jcousin.

21/11/12

Fanfict ICL (Bag. 2)


Sebelumnya aku pernah ngepost Fanfict ICL (Bag. 1), kalau yang belom baca kalian bisa klik disini :) Dan sekarang aku mau bagi-bagi cerpen/cerbung Rio Ify atau nama bekennya RIFY hehe. Nah berikut capture-an cerpen/cerbung yang aku simpan di bookmark ^^ 

18/11/12

BARBIE GIRL - Prolog

BG - Prolog


Sempurna, sempurna dan sempurna adalah kata yang membuat banyak makna yang tersirat dan penuh penekanan. Kata yang memberikan makna untuk dituntut menjadi nomor satu dalam bentuk apapun itu. Dan kata yang bisa menjadi bumerang untuk diri sendiri secara perlahan-lahan.

23/10/12

End [5]


Rio berjalan menuju kelasnya. Ada yang berbeda dengan dirinya. Diwajahnya kini bertengger sebuah sprier. Sprier berbentuk seperti sebuah kacamata. Jika dilihat secara lebih jelas ada beberapa tombol yang ada di sisi kanan framenya.

Matanya kini tertumpu pada seseorang yang berhenti jauh di depannya. Rio dapat mengenalinya. Dengan segera Rio berlari kecil menghampirinya.

***

Ify menatap punggung Gabriel yang menghilang di balik koridor. Satu yang ia percaya bahwa persahabatan bisa runtuh hanya karena sesuatu. Senyuman miring terlukis diwajahnya.

Tepukkan di pundaknya membuat Ify menoleh. Degup jantungnya berdetak lebih cepat saat mellihat orang yang disampingnya, Rio Agen dari H-Corp yang sedang dicarinya.

“Hai Fika!” Senyuman khas Rio ditunjukkan untuknya.

11/08/12

Drabble : Je T'aime


Je T’aime..

Ify membelalakan matanya. Detak jantungnya berdegup kencang. Menimbulkan getaran-getaran yang tidak biasa. Getaran yang selalu ingin membuncah. Hatinya kini tertera sebuah nama yang selalu disimpannya dengan baik.

Serious?” Ify berusaha menahan rasa yang membuncah seketika.

Rio mengulum senyum. Kedua tangannya menggenggam erat tangan Ify. Tangan kanannya beralih ke puncak kepala Ify. Diusapkannya secara lembut.

“Tentang kamu.. Aku selalu serius..” Rio mengecup puncak kepala Ify. “Namamu akan terukir di hatiku dan kamu mempunyai ruang tersendiri di hatiku. Bagaimanapun kamu nantinya, percayalah ada aku disini yang selalu memberikan cinta untukmu.” Lanjut Rio.

31/07/12

End [4]


Lokowari 117.

Ify berkali-kali memandangi papan rumah tempat ia berdiri sekarang. Ify mendesah pelan. Dengan langkah ragu, Ify mulai memasuki halaman rumah Gabriel.
                
Ify berdiri di depan pintu. Dengan tekad yang sudah kuat Ify memutuskan untuk mengetuk pintu itu. Cukup tiga kali ketuk, pintu itu sudah terbuka.
               
“Non Ify? Silahkan masuk Non!” Pelayan rumah Gabriel yang biasa sipanggil Kho pang sedikit memberi celah untuk mengizinkan Ify masuk kedalam.
                
“Iya ini Ify Kho Pang..” Ify tersenyum “Makasih..” Lanjut Ify sambil membungkukkan badan. Sedetik kemudian Ify mulai melangkah masuk ke dalam rumah Gabriel.
               
Ify mmberhentikan langkahnya. Dengan menepuk keningnya, ify membalikan badannya. “Oh iya Kho, Gabriel ada dimana? Ditempat biasa? Lupa nanya Kho.” Ify terkekeh pelan.

09/07/12

End [3]



            Ify menghela nafas pelan. Pikirannya sangat lelah mengingat kejadian siang tadi disekolah. Belum lagi Gabriel yang marah padanya karena Ify tak kunjung datang. Diambilnya laptop di samping tempat tidurnya. Ify mulai menyusup diam-diam ke domain perusahaan ternama, H-Corp.

            Kali ini Ify akan melacak apakah benar Rio bagian dari agen H-Corp. Setelah memasukkan nama Rio di kolom search, Ify mengamati dengan jelas layar yang terpampang di depannya.

            “Hm.. Nama Rio Haling. Usia 17 tahun. Predikat pertama sebagai Agen 01 H-Corp. Orang yang sering dicari buat menyelesaikan suatu misi.”

            Ify bergumam sambil menyantap cookies yang ada di sebelahnya. Ia menggerakan mousenya kebawah. Kali ini Ify mengsearch misi Rio di kolom pencarian. Ia mengambil minuman yang terletak di meja samping tempat tidurnya. Ditegakkannya minuman itu hingga sisa setengahnya sambil menatap layar laptopnya.

            “Rio Haling. Misinya menemukan Ata Cilla sebelum U-Corp menemukan Ata Cilla terlebih dahulu. Menggagalkan segala usaha yang berhubungan dengan U-Corp terhadap Ata Cilla.”

            Ify terdiam beberapa saat sesudah membaca kalimat di kolom pencarian tadi. Ditegukkannya lagi minuman tadi lantas ditaruhnya kembali ke semula. Alarm tanda bahaya mulai terdeteksi di laptopnya. Dengan segera ditutupnya akses domain ke perusahaan h-Corp sebelum para Agen H-Corp mendeteksi keberadaannya.

            Diliriknya watch phone di tangan kirinya. Jam menunjukan pukul 5 sore waktu setempat. Ify langsung bersiap-siap untuk bertemu dengan Alvin di Molight Park.

End [2B]



            Rio tengah asik menjelajahi  data akun siswa yang bersekolah di Vinter. Schovate yang ia aktifkan tidak berlaku untuk dirinya. Hanya orang-orang selain dirinyalah yang tidak bisa mengakses seluruh data siswa di Vinter.

            Tangannya tergerak mengambil sandwich yang berada disampingnya. Sebelum memulai melacak keberadaan Ata, ia menyempatkan diri mampir ke kantin sekolah untuk mengisi perutnya.

            Matanya tidak lagi fokus pada layar laptopnya melainkan sudah mengarah pada pada permainan spairing klub basket sekolahnya. Rio bersandar pada bangku penonton. Matanya mulai menelaah pada setiap bagian gedung basket milik Vinter. Sampai kegiatannya terhenti pada saat layarlaptopnya berbunyi pelan dan menampilkan sebuah kotak dialog dengan cahaya merah yang terus berkedip. Diletakannya sandwich pada tempat semula dan dirinya sudah mulai mengetik sesuatu pada sebuah laptopnya.

            Tulisan yang terpampang di depan layar membuat dirinya semakin kalut. Dengan segera ia mengambil software kecil yang berada pada kantong seragamnya, Confair. Diaktifkannya confair itu dan diletakannya tepat disamping laptopnya.

            Confair adalah sebuah jenis software kecil untuk melakukan pengiriman dan penerimaan gelombang sinyal yang ada pada daerah tertentu. Bisa berguna sebagai pelacakan sebuah akun yang masuk pada lingkungan yang telah diaktifkan oleh schovate. Dan kini Rio tengah memperhatikan tulisan yang masih tetera pada layar laptopnya dengan geram.

WARNING!!!

20/06/12

End [2A]


Gemuruh hujan masih terdengar jelas di dalam rumah Ify. Menunggu Gabriel adalah hal yang paling membosankan semasa hidupnya. Dengan kesal, Ify mulai membuka pintu rumahnya. Menunggu diluar lebih baik dari pada menunggu di dalam, pikirnya.
               
Ify bersender pada dinding sambil sesekali mengeratkan sweater yang melekat pada tubuhnya. Cuaca hari ini sangat tidak mendukung apalagi dengan Ify yang mempunyai alergi dingin. Sebuah mobil berhenti tepat didepan Ify. Gabriel keluar dengan segera menghampiri Ify.
                
“Maaf Fy, gue telat.” Perasaan bersalah menyelimuti Gabriel saat melihat Ify sesekali mengeratkan sweaternya.
               
Ify mengangguk pelan, “Bentar. Ada yang ketinggalan.”
              
Ify mulai berlari kecil memasuki dalam rumahnya tanpa menuggu persetujuan Gabriel. Namun beberapa menit kemudian Ify mulai keluar dan menutup pintu rumahnya. Ia segera membuka pintu depan mobil Gabriel lalu memasukinya. Gabriel sendiri mengeryit heran lalu mulai berjalan menuju arah kemudi mobilnya dan mulai menjalankan mobilnya.


***

17/06/12

End [1]


          Ify mulai berjalan pelan memasuki halaman rumahnya. Hari ini pikirannya teramat jenuh terlebih lagi serumit masalah yang mulai membentuk pola-pola puzzle untuk segera diselesaikan. Ia menghela nafas pelan sebelum membuka pintu masuk rumahnya.

            Dilain tempat, Rio  masih berkutat dengan pikirannya. Berusaha memecahkan kode-kode rahasia yang semakin membuat dia kalang kabut. Sepersekian detik ia mulai beranjak dari tempatnya sambil merapalkan sejumlah kalimat untuk memecahkan kode tersebut. Matahari tidak tergapai. Bulan penolong.

11/05/12

Teruntukmu (Barisan Kata) : Rindu



Title       : Teruntukmu (Barisan Kata) -Rindu-
Author      : Lcoaster17
Main Cats   : Alyssa Saufika Umari (Ify), Ify Club (IFC), Author


“Hanya sebuah barisan kata biasa. Barisan kata dari seorang fans. Kegalauan akan segera menyelimuti bagi setiap orang yang akan membaca barisan kata ini..”

***

05/05/12

Fanfict ICL (Bag. 1)

Fan Fiction RiFy, AlVia, SiViel, CaGni

CHECK THIS OUT!!




Teruntukmu (Barisan Kata) : Seorang Fans




Title       : Teruntukmu (Barisan Kata) -Seorang Fans-
Author      : Lcoaster17
Main Cats   : Alyssa Saufika Umari (Ify), Ify Club (IFC), Author
  
“Hanya sebuah barisan kata biasa. Barisan kata dari seorang fans. Kegalauan akan segera menyelimuti bagi setiap orang yang akan membaca barisan kata ini..”


***

07/04/12

Sekuel Kisah Klasik -Cerita Cinta-



Title       : Sekuel Kisah Klasik -Cerita Cinta-
Author      : LersTennouji
Main Cast   : Ify Alyssa, Gabriel Stevent, Rio Haling,  Shilla Zahrantiara

“Cerita cinta ini akan terukir indah di dalam memori ingatanku juga dalam memori ingatanmu. Sebuah perjalanan cinta antara aku dan kamu..”


04/04/12

Letzter Minute (Prolog)


Lerzter Minute (Prolog): 

Sejak kematian Ibunya Ify dimusuhi oleh keluarganya sendiri! Merasa kesepian? Tentu saja! Karena pada dasarnya Ify juga seseorang yang haus akan kasih sayang. Maka dari itu sifatnya yang dulu berubah total! Tapi semenjak ada Rio, anak pindahan di sekolah Ify semua berubah total! Gak ada lagi tuh yang namanya kesepian dan sifat-sifat Ify yang dulu kembali lagi. Saat Ify sudah mulai dekat dengan Rio sebuah kenyataan harus diterimanya dengan baik.

Apakah Ify mampu menerima kenyataan tersebut dan dapat menerimanya dengan baik?

Simaklah! Letzter Minute akan memberikan jawabannya..

***

@LersTennouji

03/04/12

Teruntukmu (Barisan Kata) : Bertemu Dengannya?




Title                 : Teruntukmu (Barisan Kata): Bertemu Denganmu?
Author             : LersTennouji
Main Cats        : Alyssa Saufika Umari (Ify), Ify Club (IFC), Author


“Hanya sebuah barisan kata biasa. Barisan kata dari seorang fans. Kegalauan akan segera menyelimuti bagi setiap orang yang akan membaca barisan kata ini..”

29/03/12

Kisah Klasik



Title       : Kisah Klasik
Author      : LersTennouji
Main Cast   : Ify Alyssa, Gabriel Stevent, Rio Haling,  Shilla Zahrantiara


“Hanya sebuah kisah klasik seputar masa lalu yang akan membuatmu terbang melayang menuju sebuah tempat. Tempat dimana hanya ada aku, kamu dan dia..”

14/03/12

Teruntukmu (Barisan Kata) : Special #Anniv4thIFC



Teruntukmu (Barisan Kata)

Sebuah barisan kata yang mempunyai makna penting. Akan ada sebuah desiran halus yang memenuhi rongga vital –hati–. Dimana itu semua hanya ditunjukkan kepadamu..

10/03/12

Cahaya Lilin -4B-

Aku menarik nafas tertahan ketika sosok itu tengah menghampiriku.

“Yel, pulang yuk!” Gabriel mengheryit heran.

Aku menarik nafas pelan.

“Udah pulang yuk.” Aku menarik tangan Gabriel dan mulai beranjak dari tempat aku berteduh di pinggir lapangan basket.

Tubuhku sedikit terhuyung  membuat Gabriel memposisikan tubuhnya dekat denganku.

“Diktator loe sekarang berapa?” Tanyanya dingin.

“Masih stabil.” Gabriel mendengus pelan lalu menarik pergelangan tangan kiriku.

Aku tersentak, berusaha untuk menarik pergelangan tangan kiriku. Gabriel semakin mencengkram tanganku tanpa sadar aku meringis kecil.

05/02/12

Cahaya Lilin -4A-

CL 4

Semua salahku dan akan terus salahku. Bukannya begitu?

– Alyssa Saufika –

***

Aku mulai mendrible membawa bola tersebut kearah ring. Sedikit memutar badan dengan siap melakukan lay-up.

Bola masih berputar di garis bibir ring. Dan.. Masuk!

Aku tersenyum miring dan mulai berlari menuju bola orange itu. Mengambilnya dan mulai melepaskan tembakanku di garis three point.

Meleset.

Bola itu memantul di sembarang tempat. Aku mendesah berat. Berlari menuju bola orange itu. Pikiranku berkecamuk mengingat kejadian kemarin.

21/01/12

Cahaya Lilin -3-


CL 3

I was most wrong here is not you! I’ve let this feeling continues to spread in every inch of my body.

– Alyssa Saufika –

***

Bel sudah berbunyi sekitar 15 menit yang lalu. Kini aku mulai berjalan menyusuri koridor-koridor sekolahku. Mataku bergerak mencari seseorang yang namanya masih terlukis indah di organ vitalku yang paling dalam. Hati.

Kutemukan Dia lagi bersenda gurau dengan beberapa teman seangkatannya. Dengan langkah pasti aku menghampirinya.

“Yo, boleh ngomong sebentar?” Kutatap Dia yang lagi asik membicarakan sebuah buku yang judulnya tidak kuketahui.

Dia melirik ku sebentar setelah itu pamit kepada teman-temannya. Dia anggukan kepalanya kepadaku dan mulai beranjak dari tempatnya.